Pekan Gawai Dayak Ke XXVI

by frezzia

Reporter: Desi

Serpong, Tangerang – Gadis cantik dan pria tampan memenuhi lapangan di daerah Pontianak, Kalimantan Barat. Dengan menggunakan pakaian adat khas Dayak mereka bersiap menyambut Pekan Gawai Dayak ke XXVI.

Apa itu Pekan Gawai? Pekan Gawai adalah Pekan Pesta Suku Dayak yang digelar setiap tahun. Perhelatan suku asli Kalimantan ini diselenggarakan selama 18-24 Mei 2011.

Tujuan utama dari pagelaran tahun ini adalah untuk pengembangan dan pelestarian nilai-nilai budaya asli suku Dayak yang bermuara pada peningkatan gairah pariwisata di Kalimantan Barat.  Oleh karena itu dalam acara ini selalu ditampilkan berbagai seni budaya dan kerajinan khas Suku Dayak untuk menarik perhatian wisatawan asing.

Pekan Pesta Suku Dayak ini telah dibuka secara resmi pada hari Jumat (20/5). Namun, beberapa kegiatan telah dilaksanakan sejak dua hari sebelumnya.  Terlebih dahulu sudah digelar upacara “Ngampar Bide” yang bertempat di halaman Rumah Betang (rumah adat khas Dayak Kalimantan). Acara ini dipimpin oleh seorang imam ritual Pekan Gawai dayak XXVI Kalimantan Barat, Kanasius Kasan.

“Ngampar Bide” adalah upacara persembahan khas suku Dayak Kanayatn yang selalu dilakukan pada permulaan suatu pesta. Upacara ini dilakukan melalui persembahan beberapa hewan ternak dan pembacaan doa dengan memakai bahasa Dayak Ahe. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk meminta kelancaran dan kemudahan dari Jubata (Tuhan) pada saat pelaksanaan pesta.

Setelah acara “Ngampar Bide” selesai dilakukan maka dilanjutkan dengan upacara Adat Balian. Upacara ini dilakukan untuk memohon keselamatan bagi seluruh Suku Dayak.

Pekai Gawai Dayak ke XXVI melibatkan ratusan penampil, peserta lomba, dan pameran dari berbagai kalangan masyarakat bukan hanya sebatas Suku Dayak.  Kota Pontianak akan dimeriahkan oleh berbagai kegiatan seperti lomba pemilihan bujang dan dara Dayak, menyumpit, melukis perisai, memahat patung, mendongeng, tari-tarian kreasi Dayak, menganyam manik, membuat kue tradisional, dan parade busana anak.

Panitia pun telah menyediakan 30 kios yang akan diisi dengan berbagai barang hasil kerajinan tangan Suku Dayak dan pakaian adat.

Editor: Prisca Triferna

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: