Iwan Fals, “Zimmerman” Indonesia

by efraimtw

Reporter : Efraim Tirto

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Di Amerika ada Robert Allen Zimmerman (Bob Dylan), di Indonesia ada Virgiawan Listanto (Iwan Fals). Mereka berdua merupakan musisi yang sama-sama legendaris  di masing-masing negaranya.

Bob Dylan, penyanyi folk asal Amerika ini merupakan musisi yang legendaris karena karyanya memberi pengaruh terhadap musisi-musisi lain. Sebagian lagu-lagunya seperti “Blowin in the wind” dan “Chimes of Freedom” menjadi himne dari gerakan anti perang dan gerakan hak-hak sipil. Kritikan-kritikan terhadap pemerintah yang dikemas dalam lagunya menjadikan Bob Dylan musisi jenius pada era tahun 60-an.

Indonesia juga memiliki penyanyi yang beraliran sejenis dengan Bob Dylan. Iwan Fals menjadi legenda hidup Indonesia karena karyanya melalui musik seakan “menggambarkan” realitas sosial di Indonesia serta realita kehidupan sejak tahun 70-an sampai sekarang. Lagu-lagu yang berisikan kritik atas perilaku sekelompok orang tertuang pada album “Wakil Rakyat”. Pada era orde baru, Iwan Fals diinterogasi oleh pihak berwenang  karena kritiknya dalam lagu dinilai sangat keras terhadap pemerintah. Karena “merakyatnya” Iwan Fals, para fanatiknya sampai membuat sebuah yayasan pada tahun 1999 yang disebut Yayasan Orang Indonesia atau biasa dikenal “OI”.

Sama seperti Bob Dylan, perkembangan musik Iwan Fals juga mengikuti zaman. Mulai hanya menggunakan gitar dan harmonika, sampai memasukkan unsur elektrik dalam penggarapan lagunya.

Editor : Stephanie Yovita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: