”BATAS”, Antara Keinginan dan Kenyataan

by stefanyovita

Reporter : Stephanie Yovita

Pengambilan keputusan diambil ketika kita sudah mengetahui apa yang akan kita hadapi. Kesanggupan adalah suatu keadaan dimana kita tahu batas kemampuan dalam mengambil keputusan yang berarti dalam hidup.

Jaleswari, seorang yang memiliki kesanggupan dan niat untuk mengambil keputusan di tengah persoalan yang belum ada kejelasannya. Dengan ambisi dan kepercayaan diri yang penuh, ia mengajukan dirinya untuk mengambil tanggung jawab memperbaiki kinerja program CSR di bidang pendidikan tanpa adanya kejelasan.

 

 

Suatu kehendak belum tentu sejalan dengan kenyataan. Jaleswari berani menyanggupi masuk ke dalam wilayah perbatasan di pedalaman Kalimantan dan berjanji semua ketidakjelasan yang ada dapat ia atasi dengan baik.

Kalimantan mempunyai pola kehidupannya sendiri dan memiliki titik pandang yang berbeda dalam memaknai arti garis perbatasan.

Jaleswari berada dalam tapal batas pilihan. Kharisma hutan dan pola hidup masyarakat telah menyadarkan dirinya bhawa upaya untuk memperbaiki kehidupan masyarakat Kalimantan tidak dapat dipisahkan dari kebiasaan setempat.

Film hasil garapan sutradara Rudi Soedjarwo ini layak untuk ditonton. Film ini sesuai dengan misi dalam pengangkatan film Indonesia dan semangat nasionalismenya. BATAS akan menampilkan seorang perempuan Jakarta yang meninggalkan segalanya untuk pergi menuju perbatasan Kalimantan. Let watch it!

Editor : Efraim Tirto

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: