Sendratari Ramayana, Epos Legendaris Berkelas Dunia

by ernesteven

Reporter:  Revita Rita Rani

Serpong, Tangerang – Ramayana, selain mengingatkan kita pada pusat perbelanjaan, nama yang sudah tidak asing di telinga masyarakat ini merupakan sebuah epos legendaris karya Walmiki. Pertunjukan yang hanya ada di Yogyakarta ini meski awalnya sakral dan tertutup namun saat ini dipertunjukan secara berkala karena minat wisatawan yang cukup banyak.

Dengan didukung 200 penari dan musisi profesional, pertunjukkan yang awalnya hanya diadakan setiap bulan purnama ini mampu menyatukan ragam kesenian Jawa berupa tari, drama dan musik dalam satu panggung. Pada perkembangannya, pertunjukan tersebut mampu menarik banyak wisatawan asing maupun lokal. Sehingga kini pertunjukan diadakan 12 atau 13 kali dalam sebulan, yaitu tiap selasa, kamis, dan sabtu.

Untuk menyaksikan pertunjukan ini, wisatawan dapat menikmatinya di dua tempat. Pertama, di Purawisata Yogyakarta yang terletak di Jalan Brigjen Katamso, sebelah timur Kraton Yogyakarta, dan pelataran Candi Prambanan, tempat cerita Ramayana yang asli terpahat di relief candinya.

Pertunjukan dimulai tepat pukul 19.30 WIB dan tiket digolongkan ke beberapa kelas layaknya pertunjukan teater berkelas dunia pada umumnya, meski tidak semahal itu tentunya. Untuk kelas VIP, tiket masuk Rp 250.000, kelas special Rp 175.000, first class Rp 150.000, second class Rp 75.000 dan tiket pelajar domestik Rp 20.000.

Kisah Ramayana yang dibawakan pada pertunjukan ini serupa dengan yang terpahat pada Candi Prambanan. Jalan cerita dirangkum dalam empat lakon, penculikan Sinta, misi Anoman ke Alengka, kematian Kumbakarna atau Rahwana, dan pertemuan kembali Rama-Sinta. Disuguhkan dalam rangkaian gerak tari yang diiringi oleh musik gamelan dan permainan akrobatik oleh para penari, penonton dipandu lewat sinden yang menuturkan jalan cerita lewat lagu-lagu dalam bahasa Jawa.

Seusai pertunjukan, penonton yang ingin berfoto bersama pemain diberi kesempatan untuk mengambil gambar bersama hingga puas. Selain itu sebelum pertunjukan dimulaipun, penonton bisa ikut melihat persiapan pemain di belakang panggung. Ingin membawa oleh-oleh untuk kerabat? Di seputar panggung ini pun terdapat beberapa toko souvenir yang pastinya pas untuk dibawa pulang sebagai oleh-oleh.

Editor: Ernest Steven Argado

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: